AKSI JILID II! FROM MAHASISWA MADURA GEMPUR BEA CUKAI, LANJUTKAN DESAKAN KE BEA dan CUKAI PUSAT: BONGKAR DUGAAN PERMAINAN PITA CUKAI DI MADURA

JAKARTA 07 Oktober 2026—FROM Mahasiswa Madura kembali turun ke jalan dalam aksi jilid II. Kami datang bukan untuk meminta basa-basi, bukan untuk menerima jawaban normatif, dan bukan untuk membiarkan dugaan permainan pita cukai berhenti sebagai isu di jalanan.
From Mahasiswa Madura mempertanyakan tentang pengawasan Bea Cukai berjalan, bagaimana dugaan persoalan pita cukai bisa muncul dan produk tetap beredar Siapa yang mengawasi Siapa yang memiliki kewenangan? Dan siapa yang berpotensi diuntungkan ini yang menjadi persoalan kami.
Kami mendesak KPK & Bea Cukai untuk segra bongkar sampai ke akar. Jangan hanya periksa produk dan dokumennya periksa pula sistem pengawasannya, kewenangannya, komunikasinya, dan pihak-pihak yang berada di balik proses tersebut.
Kami juga mendesak H. Fathur Rosi selaku Owner Rokok Cahaya Pro diperiksa secara terbuka untuk mengurai fakta mengenai produksi, penggunaan pita cukai, dan peredaran produknya.
FROM Mahasiswa Madura tidak berhenti di Bea Cukai dan berlanjut ke KPK RI untuk menindaklanjuti persoalan ini. Jika terdapat indikasi suap, gratifikasi, korupsi, atau penyalahgunaan kewenangan, maka KPK harus melakukan pemeriksaan.
Kami tidak ingin negara hanya sibuk mengawasi yang kecil sementara dugaan permainan di balik kewenangan luput dari pemeriksaan.
Kalau memang bersih, buka dan buktikan! Kalau ada pelanggaran, bongkar! Kalau ada permainan kewenangan, seret sampai ke aktor yang paling bertanggung jawab!
TUNTUTAN KAMI
1. Kami meminta KPK RI memeriksa Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Pamekasan atas dugaan permainan pita cukai ilegal/palsu
2. KPK RI segera bentuk tim khusus apabila ditemukan indikasi korupsi, suap, gratifikasi, atau penyalahgunaan kewenangan di lingkungan cukai madura
3. Usut dugaan manipulasi atau ketidaksesuaian pita cukai pada produk PR Cahaya Pro.
4. copot kepala cukai madura, atas kelalaian pengawasan terhadap rokok ilegal yang banyak beredar di media sosial
5. Kami mendesak Audit total Bea Cukai Madura dan buka hasil pemeriksaannya kepada publik.
Berita Terkait
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



